top of page

Veruka Vulgaris Atau Kutil

dr fifin | 30 Des 2025

Veruka Vulgaris Atau Kutil

Veruka vulgaris atau yang sering disebut dengan common warts atau kutil adalah lesi kulit berupa proliferasi hiperkeratotik jinak yang disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) tipe 2, 4, 27, dan 29 yang menyebabkan hiperkeratosis pada kulit.

Veruka vulgaris merupakan jenis kutil kulit yang paling umum ditemui, yaitu sekitar 70% dari semua kutil kulit nongenital. Infeksi terjadi terutama melalui kontak langsung atau secara tidak langsung dengan lingkungan yang terkontaminasi. Adanya trauma pada kulit juga dapat menyebabkan penularan.

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan veruka vulgaris antara lain adalah anak usia sekolah, riwayat kontak dengan anggota keluarga yang memiliki lesi veruka vulgaris, transmisi melalui toilet umum atau ruang ganti pakaian, serta autoinokulasi oleh jari tangan.

Diagnosis veruka vulgaris umumnya ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan klinis. Veruka vulgaris muncul dalam bentuk papul yang berukuran 1-10 mm, dapat lebih besar walaupun jarang terjadi. Papul bersifat padat dengan permukaan verukosa, ireguler, dan berkonfluensi. Apabila dilihat lebih dekat, permukaan papul berwarna kehitaman yang menunjukkan adanya thrombosis kapiler. Predileksi paling umum terjadinya veruka vulgaris adalah pada jari, punggung tangan, dan kaki. Lesi dapat muncul berjumlah satu buah atau multipel.

Sebanyak 65-78% kasus veruka vulgaris dapat sembuh atau mengalami remisi secara spontan dalam waktu 2 tahun. Pillihan observasi biasa dipertimbangkan pada penderita anak yang berusia <12 tahun karena kemungkinan remisi spontan yang lebih besar. Pilihan tata laksana ini tidak dianjurkan pada pasien imunokompromais.
Terapi lain yang dapat dilakukan untuk menangani veruka adala terapi destruktif fisik seperti laser atau pembedahan atau terapi destruktif kimia seperti asam salisilat atau asam formik sesuai dengan anjuran oleh dokter.

Edukasi pada pasien veruka vulgaris diutamakan agar pasien menghindari trauma dan mencegah transmisi penyakit yakni antara lain:
Tidak menggunakan barang pribadi, seperti handuk, sepatu, dan kaos kaki secara bersama-sama
Menggunakan alas kaki di tempat umum
Mengganti alas kaki setiap hari
Melakukan sanitasi pada alat olahraga yang digunakan bersama
Menghindari trauma dan maserasi pada kulit
Menghindari kebiasaan menggigit kuku
Menggunakan sarung tangan bila bekerja yang berkontak dengan daging
Terdapat beberapa hal tambahan yang juga perlu diedukasi pada penderita veruka vulgaris, yaitu tidak memanipulasi lesi dengan tangan maupun alat apapun. Lesi sebaiknya ditutup untuk mencegah penularan.

Referensi :
1. https://medicinus.co/journal/article/view/medicinus-vol38-no1-17-26/medicinus-vol38-no1-17-26
2. https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/verruca-vulgaris
3. https://www.alomedika.com/penyakit/dermatovenereologi/veruka-vulgaris

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon

Klinik Satriabudi Dharma Medika © 2023

Thanks for submitting!

bottom of page