Vaksin Influenza pada Dewasa
dr.Nanda | 10 Januari 2026

Pendahuluan
Influenza merupakan penyakit infeksi akut pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza, terutama tipe A dan B. Penyakit ini ditularkan melalui droplet dan kontak erat, dengan manifestasi klinis berupa demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, nyeri otot, sakit kepala, serta malaise. Meskipun pada sebagian besar individu influenza bersifat self-limiting, pada kelompok tertentu penyakit ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius, termasuk pneumonia, eksaserbasi penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, penyakit kardiovaskular, hingga kematian.
Definisi dan Mekanisme Kerja Vaksin Influenza
Vaksin influenza adalah vaksin yang mengandung virus influenza yang telah diinaktivasi atau dilemahkan, yang bertujuan untuk merangsang respons imun humoral melalui pembentukan antibodi spesifik terhadap antigen virus. Respons imun ini memungkinkan tubuh untuk mengenali dan melawan virus influenza secara lebih efektif ketika terjadi pajanan.
Karakteristik virus influenza yang memiliki kemampuan mutasi tinggi (antigenic drift) menyebabkan komposisi vaksin perlu diperbarui secara berkala. Oleh karena itu, vaksin influenza direkomendasikan untuk diberikan secara rutin setiap tahun.
Manfaat Vaksin Influenza pada Dewasa
Pemberian vaksin influenza pada dewasa terbukti memberikan berbagai manfaat klinis, antara lain:
Menurunkan risiko terjadinya influenza berat serta komplikasi, seperti pneumonia, sinusitis, dan eksaserbasi penyakit kronik termasuk asma, PPOK, dan penyakit jantung.
Mengurangi angka rawat inap dan mortalitas akibat influenza, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Menurunkan keparahan penyakit pada individu yang tetap terinfeksi, dengan gejala yang lebih ringan dan durasi sakit yang lebih singkat.
Mengurangi transmisi virus influenza di lingkungan sekitar, sehingga memberikan efek perlindungan tidak langsung (herd effect).
Mempertahankan produktivitas dan kualitas hidup dengan menurunkan angka absensi kerja akibat sakit.
Indikasi Pemberian Vaksin Influenza
Vaksin influenza direkomendasikan untuk seluruh dewasa, terutama pada kelompok berikut:
Lansia (≥60 tahun)
Ibu hamil pada semua trimester
Tenaga kesehatan
Pasien dengan penyakit kronik seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, penyakit paru kronik, penyakit ginjal, dan obesitas
Individu dengan kondisi imunosupresi
Frekuensi dan Waktu Pemberian
Pada dewasa, vaksin influenza diberikan sebanyak 1 dosis setiap tahun. Pemberian tahunan diperlukan karena menurunnya kadar antibodi seiring waktu serta adanya perubahan strain virus influenza yang beredar. Vaksin dapat diberikan sebelum musim influenza maupun kapan saja sepanjang tahun pada individu yang belum mendapatkan vaksinasi.
Keamanan dan Efek Samping
Vaksin influenza memiliki profil keamanan yang baik. Efek samping yang paling sering dilaporkan bersifat ringan dan sementara, meliputi nyeri atau kemerahan di tempat suntikan, demam ringan, dan malaise. Vaksin influenza tidak menyebabkan influenza. Reaksi alergi berat jarang terjadi.
Kontraindikasi
Kontraindikasi utama vaksin influenza meliputi:
Riwayat reaksi alergi berat (anafilaksis) terhadap komponen vaksin
Kondisi demam akut sedang hingga berat (pemberian vaksin ditunda sementara)
Vaksin Influenza pada Ibu Hamil
Vaksin influenza aman diberikan pada ibu hamil di seluruh trimester kehamilan. Pemberian vaksin tidak hanya melindungi ibu dari komplikasi influenza, tetapi juga memberikan perlindungan pasif pada bayi melalui transfer antibodi maternal, terutama pada bulan-bulan awal kehidupan.
Perbedaan Influenza dan Flu Biasa
Influenza umumnya memiliki onset mendadak dengan gejala sistemik yang lebih berat dibandingkan flu biasa, termasuk demam tinggi dan nyeri otot yang signifikan. Risiko terjadinya komplikasi pada influenza juga lebih tinggi, sehingga upaya pencegahan melalui vaksinasi menjadi penting.
Kesimpulan
Influenza merupakan penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan morbiditas dan mortalitas signifikan pada dewasa, khususnya pada kelompok berisiko. Vaksin influenza merupakan intervensi preventif yang efektif, aman, dan direkomendasikan secara luas. Pemberian vaksin influenza secara rutin setiap tahun berperan penting dalam menurunkan beban penyakit, komplikasi, serta dampak sosial ekonomi akibat influenza.
Daftar Pustaka
World Health Organization. Influenza (Seasonal). Geneva: WHO; 2023.
Grohskopf LA, Blanton LH, Ferdinands JM, et al. Prevention and Control of Seasonal Influenza with Vaccines. MMWR Recomm Rep. 2023;72(5):1–28.
Paules C, Subbarao K. Influenza. Lancet. 2017;390(10095):697–708.
Centers for Disease Control and Prevention. Benefits of Influenza Vaccination. CDC; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Influenza. Jakarta: Kemenkes RI.