TETANUS: PENYAKIT SERIUS YANG DAPAT DICEGAH DENGAN VAKSIN
dr.Nanda | 31 Januari 2026

Pendahuluan
Tetanus merupakan penyakit infeksi akut yang berpotensi fatal dan masih menjadi masalah kesehatan, terutama di negara berkembang. Penyakit ini sering kali berawal dari luka yang tampak ringan, namun dapat berujung pada kondisi berat bila tidak dicegah dan ditangani dengan baik.
Pengertian Tetanus
Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani, bakteri anaerob gram positif pembentuk spora. Spora bakteri ini banyak ditemukan di tanah, debu, dan kotoran hewan. Infeksi terjadi ketika spora masuk ke tubuh melalui luka terbuka.
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab utama tetanus adalah toksin tetanospasmin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani. Faktor risiko meliputi:
Luka tusuk (paku, duri, pecahan kaca)
Luka kotor atau terkontaminasi tanah
Luka bakar
Luka yang tidak dirawat dengan baik
Status imunisasi tetanus tidak lengkap atau tidak diketahui
Tetanus bukan penyakit menular antar manusia.
Patofisiologi
Spora Clostridium tetani masuk ke tubuh melalui luka dan berkembang dalam kondisi anaerob. Bakteri kemudian menghasilkan toksin tetanospasmin yang menyebar melalui sistem saraf perifer ke sistem saraf pusat.
Toksin ini menghambat pelepasan neurotransmiter inhibitori (GABA dan glisin), sehingga terjadi kontraksi otot yang terus-menerus dan kejang.
Gejala Klinis
Gejala biasanya muncul dalam 3–21 hari setelah luka (rata-rata 7–10 hari). Gejala khas meliputi:
Rahang kaku (trismus)
Kekakuan leher dan punggung
Kejang otot yang dipicu rangsangan ringan
Sulit menelan
Risus sardonicus (ekspresi wajah tersenyum kaku)
Pada kasus berat dapat terjadi gangguan napas
Diagnosis
Diagnosis tetanus bersifat klinis, berdasarkan:
Riwayat luka
Status imunisasi
Gambaran gejala khas
Pemeriksaan laboratorium tidak spesifik dan tidak selalu diperlukan.
Penatalaksanaan
Penanganan tetanus meliputi:
Perawatan luka (debridement bila perlu)
Pemberian Tetanus Immunoglobulin (TIG)
Antibiotik (misalnya metronidazol)
Kontrol spasme otot (benzodiazepin)
Perawatan suportif, termasuk pemantauan jalan napas
Pencegahan
Pencegahan merupakan langkah paling efektif, yaitu dengan:
Imunisasi tetanus (TT, Td, atau Tdap)
Booster setiap 10 tahun
Imunisasi pada ibu hamil untuk mencegah tetanus neonatorum
Perawatan luka yang baik dan segera
Kesimpulan
Tetanus adalah penyakit serius yang dapat dicegah sepenuhnya dengan imunisasi dan perawatan luka yang tepat. Edukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi tetanus sangat berperan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini.
DAFTAR PUSTAKA
World Health Organization. Tetanus – Fact Sheet.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tetanus
World Health Organization. Tetanus – Health Topics.
https://www.who.int/health-topics/tetanus
Centers for Disease Control and Prevention. About Tetanus.
https://www.cdc.gov/tetanus/about/index.html
Centers for Disease Control and Prevention. Tetanus Vaccination.
https://www.cdc.gov/tetanus/vaccines/index.html
Longo DL, et al. Harrison’s Principles of Internal Medicine. 21st ed. McGraw-Hill; 2022.