top of page

Tanda Tambalan Gigi Harus Diganti

drg. Refina | 27 Februari 2026

Tanda Tambalan Gigi Harus Diganti

Tambalan gigi (atau restorasi gigi) berfungsi untuk menggantikan bagian gigi yang rusak atau berlubang akibat karies. Tambalan bisa bertahan bertahun-tahun, tetapi pada akhirnya tetap perlu diganti. Aktivitas sehari-hari seperti makan dan minum, serta kebiasaan mengatupkan atau menggeretakkan gigi, lama-kelamaan dapat membuat tambalan menjadi rusak.

Kerusakan gigi disebabkan oleh bakteri. Jika tambalan sudah aus, retak, terlepas, atau pecah, bisa terbentuk celah antara gigi dan tambalan. Celah ini menjadi jalan masuk bagi bakteri. Di dalam mulut terdapat banyak bakteri yang hidup di air liur dan plak (lapisan tipis yang menempel pada gigi dan gusi).

Jika tambalan tidak lagi menutup gigi dengan rapat, sisa makanan dan bakteri dapat masuk ke sela-sela tersebut. Bakteri ini sulit dibersihkan hanya dengan menyikat gigi. Akibatnya, gigi bisa kembali berlubang di sekitar atau di bawah tambalan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dapat menyebar hingga ke bagian dalam gigi (pulpa), tempat saraf dan pembuluh darah berada. Pada kondisi ini, biasanya diperlukan perawatan saluran akar, atau bahkan pencabutan gigi.

Karena itu, pemeriksaan gigi secara rutin sangat penting. Kerusakan pada tambalan sering kali tidak terasa atau tidak terlihat oleh kita sendiri. Namun, dokter gigi dapat mendeteksinya lebih awal saat pemeriksaan. Dokter akan memeriksa apakah tambalan masih utuh atau sudah retak dan aus.

Dokter juga menggunakan alat khusus untuk memeriksa bagian tepi tambalan dan memastikan tambalan masih melekat dengan baik pada gigi. Selain itu, foto rontgen mungkin diperlukan untuk melihat adanya kerusakan di bawah tambalan atau di sela-sela gigi, yang tidak bisa terlihat dengan mata biasa.

Jika ditemukan tanda-tanda kerusakan atau tambalan tidak lagi berfungsi dengan baik, sebaiknya segera diganti. Jangan menunggu sampai gigi terasa sakit atau tambalan benar-benar pecah. Penanganan sejak dini biasanya lebih sederhana dan biayanya lebih terjangkau.

Pilihan Bahan Tambalan Baru
Saat ini tersedia berbagai bahan tambalan yang lebih menyerupai warna gigi asli, sehingga hasilnya tampak lebih alami. Beberapa hal yang memengaruhi ketahanan dan biaya tambalan antara lain:

- Jenis bahan yang digunakan
- Letak dan ukuran tambalan
- Kekuatan tekanan saat mengunyah
- Jumlah kunjungan yang dibutuhkan

Berikut beberapa jenis bahan tambalan:
1. Komposit
Berwarna menyerupai gigi asli karena terbuat dari campuran resin dan partikel halus seperti kaca. Cocok untuk tambalan kecil hingga sedang dan cukup kuat menahan tekanan kunyah.
2. Glass ionomer
Bahan ini juga berwarna seperti gigi dan mengandung fluorida yang dapat membantu melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut.

Diskusikan dengan Dokter Gigi
Pemilihan bahan tambalan sebaiknya diputuskan bersama dokter gigi, sesuai dengan kondisi gigi dan kebutuhan Anda. Sebelum perawatan dimulai, jangan ragu untuk menanyakan pilihan yang tersedia agar Anda memahami kelebihan dan kekurangannya.

Sumber :
- American Dental Association. (2005). For the dental patient: When a filling needs to be replaced. Journal of the American Dental Association, 136(7), 1062.

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon

Klinik Satriabudi Dharma Medika © 2023

Thanks for submitting!

bottom of page