top of page

Proses Tambal Gigi di Dokter Gigi

drg. Refina | 26 Maret 2026

Proses Tambal Gigi di Dokter Gigi

Karies pada gigi adalah masalah yang cukup sering terjadi dan dapat memengaruhi penampilan, cara bicara, serta kepercayaan diri seseorang. Perawatan dimulai dengan memilih warna bahan tambalan yang paling mendekati warna gigi asli agar hasil akhirnya terlihat natural.

Pada gigi yang akan dirawat, jika terdapat tambalan lama, tambalan tersebut akan dihilangkan terlebih dahulu. Selanjutnya, bagian gigi yang berlubang dibersihkan hingga tidak ada jaringan rusak yang tersisa menggunakan carbide bur dan ekskavator. Setelah itu, dokter akan membentuk kavitas (lubang gigi) secara hati-hati dan seminimal mungkin agar sebanyak mungkin struktur gigi asli tetap dipertahankan. Bagian tepi email juga dibentuk sedikit miring (bevel) guna memperluas area adhesi dan menyamarkan garis batas restorasi.

Selama prosedur, area kerja dijaga tetap kering agar hasil tambalan optimal dengan bantuan cotton roll. Kemudian dipasang alat bantu berupa matriks dan penahan kecil untuk membantu membentuk kontur gigi, terutama pada bagian samping yang berdekatan dengan gigi lain.

Setelah preparasi selesai, gigi dibersihkan menggunakan cairan cavity cleanser dengan cotton pellet yang didiamkan selama 15 detik, lalu dibilas dan dikeringkan. Selanjutnya, kavitas diberi etsa berupa asam fosfat 35% selama 15 detik, kemudian dibilas dan dikeringkan kembali. Bonding agent diaplikasikan menggunakan microbrush, didiamkan selama 10 detik untuk penetrasi optimal, lalu disinar selama 20 detik guna membentuk ikatan yang kuat antara struktur gigi dan bahan restorasi.

Bahan tambalan komposit kemudian diaplikasikan secara bertahap (berlapis), dimulai dari bagian dalam hingga ke permukaan luar gigi. Bagian dalam menggunakan warna yang lebih padat agar menyerupai dentin, sedangkan bagian luar menggunakan warna yang lebih bening agar tampak seperti email gigi asli. Setiap lapisan disinar selama 20 detik agar mengeras dengan baik.

Setelah seluruh bentuk gigi terbentuk, dilakukan tahap akhir yaitu penghalusan dan pemolesan menggunakan bur pita kuning, serta polishing dengan enhance bur dan rubber cup. Tujuannya agar permukaan tambalan menjadi halus, mengilap, dan menyerupai gigi alami, baik dari segi bentuk maupun tekstur.

Setelah perawatan selesai, pasien diberikan edukasi untuk menjaga kebersihan mulut, seperti menyikat gigi dengan teknik yang benar serta menggunakan benang gigi atau sikat interdental, terutama di sela-sela gigi. Pasien juga dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman berwarna serta berhenti merokok agar warna tambalan tetap terjaga. Selain itu, kontrol rutin setiap 6 bulan sangat disarankan untuk memastikan kondisi tambalan tetap baik dan berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

Sumber :
- Alam, M. D., & Ningsih, J. R. (2025). Restorasi resin komposit pada gigi-gigi anterior maksila. Prosiding Dental Seminar Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon

Klinik Satriabudi Dharma Medika © 2023

Thanks for submitting!

bottom of page