Presbiopi
dr.Nanda | 14 Maret 2026

Pengertian
Presbyopia atau yang sering disebut mata tua adalah kondisi penurunan kemampuan mata untuk memfokuskan objek yang berada pada jarak dekat. Kondisi ini terjadi secara alami seiring bertambahnya usia akibat berkurangnya elastisitas lensa mata dan menurunnya kemampuan akomodasi. Presbiopi biasanya mulai muncul pada usia 40 tahun ke atas dan dapat terus berkembang seiring bertambahnya usia.
Anatomi dan Fisiologi Akomodasi Mata
Pada mata normal, proses melihat benda dekat melibatkan mekanisme akomodasi, yaitu kemampuan lensa mata untuk mengubah bentuknya agar bayangan dapat difokuskan tepat pada retina. Lensa mata bersifat elastis dan diatur oleh otot siliaris. Ketika melihat objek dekat, otot siliaris berkontraksi sehingga lensa menjadi lebih cembung dan daya refraksi meningkat.
Pada presbiopi, lensa mata menjadi lebih kaku dan kurang elastis, sehingga kemampuan untuk berubah bentuk menurun. Akibatnya, mata kesulitan memfokuskan bayangan benda dekat ke retina dan objek terlihat kabur.
Epidemiologi
Presbiopi merupakan gangguan penglihatan yang sangat umum terjadi pada populasi usia lanjut. Hampir semua orang akan mengalami presbiopi sebagai bagian dari proses penuaan. Diperkirakan lebih dari 1 miliar orang di dunia mengalami presbiopi dengan berbagai tingkat keparahan. Kondisi ini sering menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada usia produktif akhir.
Faktor Risiko
Beberapa faktor yang dapat mempercepat munculnya presbiopi antara lain:
Usia
Faktor utama presbiopi adalah proses penuaan alami pada lensa mata.
Kelainan refraksi sebelumnya
Individu dengan hipermetropia biasanya merasakan presbiopi lebih cepat dibandingkan yang memiliki miopia ringan.
Penyakit sistemik
Beberapa penyakit seperti Diabetes Mellitus, anemia, dan penyakit kardiovaskular dapat mempengaruhi kemampuan akomodasi mata.
Penggunaan obat tertentu
Obat seperti antihistamin, antidepresan, dan diuretik dapat mempengaruhi kemampuan fokus mata.
Gejala Klinis
Keluhan presbiopi biasanya berkembang secara bertahap. Gejala yang sering ditemukan meliputi:
Kesulitan membaca tulisan kecil
Membutuhkan jarak baca yang lebih jauh dari biasanya
Mata terasa cepat lelah saat membaca atau bekerja jarak dekat
Sakit kepala setelah aktivitas visual jarak dekat
Membutuhkan pencahayaan lebih terang saat membaca
Gejala sering kali pertama kali disadari ketika seseorang harus menjauhkan buku atau ponsel dari mata untuk melihat lebih jelas.
Diagnosis
Diagnosis presbiopi ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan visus, dan pemeriksaan refraksi.
Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:
Pemeriksaan tajam penglihatan dekat menggunakan kartu baca
Pemeriksaan refraksi untuk menentukan kebutuhan lensa koreksi
Pemeriksaan slit lamp untuk menilai kondisi struktur mata
Diagnosis presbiopi biasanya ditegakkan bila ditemukan penurunan kemampuan melihat dekat yang membaik dengan lensa plus.
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan presbiopi bertujuan untuk memperbaiki kemampuan melihat dekat dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kacamata baca
Merupakan terapi yang paling umum dan sederhana. Lensa positif membantu memfokuskan objek dekat pada retina.
Kacamata bifokal atau progresif
Digunakan pada pasien yang juga memiliki kelainan refraksi lain seperti miopia atau hipermetropia.
Lensa kontak multifokal
Alternatif bagi pasien yang tidak ingin menggunakan kacamata.
Tindakan bedah refraktif
Beberapa prosedur seperti **LASIK atau teknik monovision dapat dipertimbangkan pada kasus tertentu.
Pencegahan dan Edukasi
Presbiopi tidak dapat sepenuhnya dicegah karena merupakan bagian dari proses penuaan. Namun beberapa langkah dapat membantu mengurangi keluhan, antara lain:
Menggunakan pencahayaan yang cukup saat membaca
Mengistirahatkan mata secara berkala
Mengurangi penggunaan gadget dalam waktu lama
Melakukan pemeriksaan mata secara rutin
Edukasi kepada pasien penting untuk menjelaskan bahwa presbiopi adalah kondisi normal akibat penuaan dan dapat dikoreksi dengan alat bantu penglihatan yang tepat.
Kesimpulan
Presbiopi merupakan gangguan penglihatan akibat penurunan kemampuan akomodasi mata yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan melihat objek dekat dan biasanya mulai muncul setelah usia 40 tahun. Penatalaksanaan presbiopi umumnya dilakukan dengan penggunaan kacamata baca, lensa kontak multifokal, atau tindakan bedah refraktif pada kasus tertentu.
Daftar Pustaka
Kanski JJ, Bowling B. Kanski’s Clinical Ophthalmology: A Systematic Approach. 9th ed. Philadelphia: Elsevier; 2020.
American Academy of Ophthalmology. Basic and Clinical Science Course: Refractive Errors. San Francisco: AAO; 2022.
World Health Organization. World Report on Vision. Geneva: WHO; 2019.
National Eye Institute. Presbyopia. National Institutes of Health; 2022.