Perbedaan Plak vs Karang Gigi
drg. Refina | 29 Desember 2025

Plak Gigi
Plak gigi adalah lapisan lengket yang menempel di permukaan gigi, terbentuk dari bakteri, sisa makanan, dan sel-sel mati. Jika tidak dibersihkan secara rutin, plak bisa mengeras menjadi karang gigi. Plak yang menumpuk dapat menyebabkan gigi berlubang dan gusi meradang.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa FKG UGM, Pebby Amanda, dibimbing oleh drg. Indah Titien S., S.U., Sp. KGA(K), menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung ekstrak bawang merah bisa membantu mengurangi plak pada anak usia 12–14 tahun. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kebersihan mulut dan menggunakan produk yang efektif untuk melawan plak.
Cara menghilangkan plak gigi:
- Menyikat gigi minimal dua kali sehari.
- Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi.
- Menggunakan obat kumur untuk mengurangi jumlah bakteri di mulut.
Karang Gigi
Karang gigi, atau kalkulus, adalah plak yang sudah mengeras dan menempel sangat kuat pada gigi. Plak akan berubah menjadi karang jika dibiarkan lebih dari 24 jam, karena mineral dari air liur menumpuk di atasnya. Karang gigi sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi dan bisa menyebabkan iritasi gusi serta berpotensi memicu penyakit gusi.
Cara menghilangkan karang gigi:
- Rutin memeriksakan dan membersihkan gigi ke dokter gigi.
- Menggunakan produk perawatan gigi yang mengandung fluorida untuk memperkuat enamel gigi.
Perbedaan Plak dan Karang Gigi
Plak dan karang gigi berbeda meskipun keduanya muncul karena kebersihan mulut yang kurang baik. Plak adalah lapisan lengket yang masih bisa dibersihkan dengan menyikat gigi, sedangkan karang adalah plak yang sudah mengeras dan hanya bisa dibersihkan secara profesional oleh dokter gigi.
Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara rutin dan memeriksakan gigi secara berkala sangat penting untuk mencegah plak dan karang gigi. Dengan memahami perbedaan keduanya, kita bisa merawat gigi dan gusi dengan lebih efektif.
Dampak pada Anak
Anak-anak sering kurang memperhatikan plak dan karang gigi. Padahal, keduanya bisa merusak jaringan pendukung gigi. Jika jaringan ini meradang, dapat timbul penyakit periodontal seperti gingivitis atau periodontitis. Gejalanya bisa berupa gusi mudah berdarah, gusi turun, dan peradangan, yang membuat anak merasa tidak nyaman dan bisa mengganggu nafsu makannya. Jika sudah ada plak dan karang gigi, disarankan melakukan perawatan scaling di dokter gigi untuk membersihkan karang dan menjaga kesehatan gigi serta gusi.
Sumber :
1. Ratnawati, I. D., Pratiwi, R., Mayangsari, R. S., Nurazky, S., Indrawati, S. V., & Dimas, M. P. P. (2023). Increased knowledge about plaque and tartar in elementary school students in Kesambi Village, Tegal Regency. Jurnal Pengabdian Masyarakat DentMas, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.30659/dentmas.1.1.15-20
2. Hendrawan, R. B. (2025, 30 April). Perbedaan antara plak gigi dan karang gigi. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. https://fkg.ugm.ac.id/perbedaan-antara-plak-gigi-dan-karang-gigi/