OTITIS EKSTERNA
dr. Nanda | 06 Februari 2026

Pendahuluan
Otitis eksterna adalah peradangan atau infeksi pada liang telinga bagian luar yang membentang dari daun telinga hingga membran timpani. Penyakit ini sering disebut sebagai swimmer’s ear karena banyak terjadi setelah telinga kemasukan air, terutama pada lingkungan lembap dan panas. Otitis eksterna dapat terjadi pada semua usia, baik anak-anak maupun dewasa.
Definisi
Otitis eksterna merupakan proses inflamasi akut atau kronik pada kulit liang telinga yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, atau iritasi mekanik. Berdasarkan ICD-10, otitis eksterna diklasifikasikan dengan kode H60.
Epidemiologi
Otitis eksterna cukup sering dijumpai dalam praktik klinik sehari-hari. Insidens meningkat pada individu yang sering berenang, menggunakan alat bantu dengar, atau membersihkan telinga secara berlebihan dengan cotton bud.
Etiologi
Penyebab otitis eksterna antara lain:
Infeksi bakteri (terutama Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus)
Infeksi jamur (Aspergillus, Candida)
Kelembapan berlebih di liang telinga
Trauma ringan akibat mengorek telinga
Penggunaan alat bantu dengar atau earphone dalam waktu lama
Faktor Risiko
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya otitis eksterna meliputi:
Sering berenang atau telinga sering kemasukan air
Lingkungan panas dan lembap
Kebiasaan membersihkan telinga terlalu dalam
Penyakit kulit seperti dermatitis atau psoriasis
Diabetes melitus (terutama pada otitis eksterna maligna)
Gejala Klinis
Keluhan dan tanda klinis yang sering dijumpai pada otitis eksterna antara lain:
Nyeri telinga, terutama saat daun telinga ditarik atau tragus ditekan
Gatal pada liang telinga
Kemerahan dan pembengkakan liang telinga
Keluar cairan (otorhea)
Pendengaran terasa berkurang
Patofisiologi
Otitis eksterna dimulai ketika barier kulit liang telinga terganggu, misalnya akibat trauma mekanik atau kelembapan berlebih. Kondisi ini mempermudah kolonisasi mikroorganisme seperti Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Infeksi menyebabkan respon inflamasi lokal, dengan pelepasan mediator seperti prostaglandin dan histamin, yang menimbulkan nyeri, edema, kemerahan, dan gatal. Pada kasus kronik atau berat, inflamasi dapat meluas hingga ke jaringan subkutan dan tulang temporal (otitis eksterna maligna), terutama pada pasien imunokompromais.
Diagnosis
Diagnosis otitis eksterna ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Temuan khas adalah nyeri tekan pada tragus, edema dan hiperemia liang telinga, serta adanya sekret. Pemeriksaan penunjang biasanya tidak diperlukan kecuali pada kasus berat atau berulang.
Tatalaksana
Penatalaksanaan otitis eksterna meliputi:
Membersihkan liang telinga dari debris atau sekret
Pemberian obat tetes telinga yang mengandung antibiotik, dengan atau tanpa kortikosteroid
Menjaga telinga tetap kering
Analgetik oral bila nyeri
Antibiotik topikal seperti kloramfenikol tetes telinga dapat digunakan pada otitis eksterna ringan hingga sedang, dengan catatan membran timpani dalam keadaan utuh.
Pencegahan
Upaya pencegahan otitis eksterna antara lain:
Mengeringkan telinga setelah mandi atau berenang
Menghindari mengorek telinga terlalu dalam
Tidak menggunakan cotton bud secara berlebihan
Menggunakan pelindung telinga saat berenang bila perlu
Prognosis
Dengan terapi yang tepat, otitis eksterna umumnya memiliki prognosis yang baik. Sebagian besar pasien mengalami perbaikan dalam beberapa hari hingga satu minggu.
Kesimpulan
Otitis eksterna merupakan infeksi telinga luar yang sering terjadi dan dapat menimbulkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Diagnosis dini dan tatalaksana yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan.
Daftar Pustaka
Rosenfeld RM, Schwartz SR, Cannon CR, et al. Clinical practice guideline: acute otitis externa. Otolaryngol Head Neck Surg. 2014;150(1 Suppl):S1–S24.
Kaushik V, Malik T, Saeed SR. Interventions for acute otitis externa. Cochrane Database Syst Rev. 2010;(1):CD004740.
Schwartz RH, Rodriguez WJ, McCormick DP. Otitis externa. Pediatrics in Review. 2018;39(10):479–490.
World Health Organization. Chronic suppurative otitis media and otitis externa. Geneva: WHO; 2004.
UpToDate. Acute otitis externa (swimmer’s ear). Waltham (MA): UpToDate Inc.