top of page

LICHEN SIMPLEX CHRONICUS (NEURODERMATITIS)

dr.Nanda | 24 Maret 2026

LICHEN SIMPLEX CHRONICUS (NEURODERMATITIS)

Pendahuluan
Lichen simplex chronicus (LSC) adalah suatu kondisi kulit kronis yang ditandai oleh penebalan kulit (likenifikasi) akibat garukan atau gosokan berulang. Penyakit ini bukan penyakit primer, melainkan respons kulit terhadap pruritus kronis.

Epidemiologi
LSC lebih sering terjadi pada:
Dewasa usia 30–50 tahun
Wanita > pria
Individu dengan riwayat:
dermatitis atopik
gangguan kecemasan / stres

Etiologi
LSC disebabkan oleh siklus gatal-garuk (itch-scratch cycle). Faktor pencetus meliputi:
Kulit kering (xerosis)
Gigitan serangga
Dermatitis (atopik, kontak)
Stres psikologis
Neuropati lokal

Patofisiologi
🔄 1. Siklus Gatal–Garuk (Itch–Scratch Cycle)
Rangsangan awal (iritasi / stres / xerosis) → menimbulkan pruritus
Pasien menggaruk → terjadi kerusakan skin barrier
Kerusakan ini meningkatkan penetrasi iritan & alergen
Terjadi inflamasi → memperparah rasa gatal
➡️ membentuk lingkaran setan kronis

🧠 2. Peran Sistem Saraf (Neurogenic Inflammation)
Aktivasi serabut saraf C di kulit
Pelepasan neuropeptida seperti:
Substance P
Calcitonin Gene-Related Peptide (CGRP)
Neuropeptida ini:
meningkatkan vasodilatasi
memicu inflamasi
memperkuat sensasi gatal
➡️ Terjadi hipersensitivitas saraf kulit

🧬 3. Disfungsi Skin Barrier
Garukan berulang menyebabkan:
kerusakan stratum korneum
peningkatan transepidermal water loss (TEWL)
Akibatnya:
kulit makin kering
lebih mudah teriritasi

🔥 4. Respon Inflamasi
Aktivasi sel imun:
limfosit T
mast cell
Pelepasan sitokin:
IL-2, IL-4, IL-31 (berperan pada pruritus)
Histamin juga berkontribusi terhadap rasa gatal

🧱 5. Likenifikasi (Penebalan Kulit)
Akibat garukan kronis:
Hiperplasia epidermis (acanthosis)
Hiperkeratosis
Penebalan dermis
➡️ menghasilkan kulit:
tebal
kasar
garis kulit tampak jelas

Manifestasi Klinis
Plak tebal, kasar, berwarna:
hiperpigmentasi / kemerahan
Gatal hebat (terutama malam hari)
Batas lesi tegas
Lokasi predileksi:
leher posterior
pergelangan tangan/kaki
punggung kaki
genital

Diagnosis
Diagnosis umumnya klinis, berdasarkan:
Riwayat gatal kronis
Kebiasaan menggaruk
Lesi likenifikasi khas
Diagnosis banding:
Lichen planus
Psoriasis
Tinea corporis
Dermatitis atopik

Penatalaksanaan
💊 Farmakologis
Kortikosteroid topikal poten
Antihistamin oral
Kortikosteroid intralesi (kasus berat)
Calcineurin inhibitor (alternatif)

🧴 Non-farmakologis
Edukasi pasien (penting!)
Hindari garukan
Pelembap rutin
Kompres dingin
Manajemen stres

Komplikasi
Infeksi sekunder
Hiperpigmentasi menetap
Gangguan kualitas hidup (insomnia, stres)

Prognosis
Baik jika siklus gatal-garuk berhasil diputus
Cenderung kronis & rekuren jika tidak ditangani dengan baik

Kesimpulan
LSC adalah kondisi akibat interaksi kompleks antara sistem saraf, skin barrier, dan inflamasi, yang dipertahankan oleh siklus gatal-garuk. Kunci terapi adalah:
👉 menghentikan garukan + mengontrol inflamasi

📚 Daftar Pustaka
Kang S, Amagai M, Bruckner AL, et al. Fitzpatrick's Dermatology. 9th ed. New York: McGraw-Hill; 2019.
Griffiths C, Barker J, Bleiker T, et al. Rook’s Textbook of Dermatology. 9th ed. Wiley-Blackwell; 2016.
Journal of the American Academy of Dermatology. Neurodermatitis (Lichen simplex chronicus): Clinical features and management.
The Lancet. Chronic pruritus and neurocutaneous disorders.
World Health Organization. International Classification of Diseases (ICD-10).

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon

Klinik Satriabudi Dharma Medika © 2023

Thanks for submitting!

bottom of page