Dry Eye Syndrome (Sindrom Mata Kering)
dr.Nanda | 15 Januari 2026

📌 Pengertian
Dry Eye Syndrome atau sindrom mata kering adalah kondisi ketika permukaan mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup akibat produksi air mata yang berkurang atau penguapan air mata berlebihan.
Masalah ini menyebabkan rasa tidak nyaman, iritasi berulang, hingga gangguan penglihatan bila tidak ditangani.
👁️ Anatomi & Fungsi Air Mata Singkat
Air mata normal memiliki tiga lapisan:
Lipid (minyak) – mencegah penguapan, diproduksi kelenjar Meibom
Aqueous (air) – melembapkan dan membawa nutrisi, diproduksi kelenjar lakrimal
Mucin (mukus) – membantu air mata menempel pada permukaan mata, diproduksi sel goblet konjungtiva
Permukaan mata (kornea & konjungtiva) sangat sensitif. Tanpa lapisan air mata stabil, iritasi akan mudah terjadi.
🔬 Patofisiologi
Dry eye terbagi menjadi dua mekanisme utama:
1️⃣ Aqueous-Deficient Dry Eye (Produksi Kurang)
Terjadi ketika kelenjar lakrimal tidak menghasilkan cukup air mata.
Penyebab:
Penuaan
Penyakit autoimun (misalnya Sjögren syndrome)
Gangguan saraf permukaan kornea
2️⃣ Evaporative Dry Eye (Cepat Menguap)
Paling sering ditemukan akibat disfungsi kelenjar Meibomian (MGD)
Faktor penyebab:
Paparan AC/angin
Softlens berkepanjangan
Berkedip berkurang saat fokus layar
Mayoritas pasien mengalami mixed dry eye: kombinasi keduanya.
Inflamasi permukaan mata memperburuk kualitas tear film, membentuk lingkaran kekeringan kronis.
👀 Gejala Klinis
Dry eye dapat muncul sebagai:
Rasa kering, panas atau perih
Sensasi berpasir / mengganjal
Mata merah atau mudah iritasi
Penglihatan buram sementara (fluktuatif)
Sensitivitas cahaya
Air mata berlebihan (reaksi tubuh terhadap iritasi)
Mata cepat lelah saat membaca atau menatap layar
⚠️ Faktor Risiko
Lebih sering pada:
Perempuan (dipengaruhi hormonal, terutama menopause)
Usia di atas 50 tahun
Pemakai softlens >6–8 jam/hari
Pengguna gawai berjam-jam
Ruangan ber-AC, lingkungan kering atau berangin
Penyakit autoimun
Obat: antidepresan, antihistamin, kontrasepsi oral
Riwayat operasi mata (LASIK, katarak)
Perokok aktif maupun pasif
💻 Hubungan Dengan Gadget
Saat fokus di layar, frekuensi berkedip turun dari ±18 kedip/menit menjadi hanya 4–6 kedip/menit → tear film lebih cepat menguap.
Blue light bukan penyebab langsung dry eye, tetapi memperpanjang durasi fokus visual sehingga memperparah kekeringan.
👓 Dry Eye pada Pemakai Softlens
Softlens dapat:
Menyerap air mata → permukaan mata menjadi kering
Membatasi oksigen kornea
Mempercepat penguapan air mata
Tips aman:
Gunakan silicone hydrogel
Lepas saat tidur
Maksimal pemakaian harian 6–8 jam
Gunakan tetes lubrikan yang aman untuk softlens
🩺 Diagnosis
Diagnosis dilakukan melalui:
Anamnesis gejala
Pemeriksaan slit lamp
Penilaian tambahan:
Schirmer Test → produksi air mata
TBUT (Tear Break-Up Time) → stabilitas air mata
Pewarnaan fluorescein / lissamine green
Evaluasi kelopak dan kelenjar Meibomian
🎯 Tingkat Keparahan
Self-check sederhana (Ocular Dryness Index 1–10):
1–3 ringan | 4–6 sedang | 7–10 perlu konsultasi
(Rasa subjektif pasien sangat menentukan)
💊 Penatalaksanaan
1. Lifestyle Modification
Sering berkedip, terutama saat bekerja
Atur pencahayaan & posisi layar
Hindari angin langsung ke mata
Cukupi hidrasi
2. Artificial Tears / Lubrikan Mata
Ringan-sedang: hypromellose / PVA
Butuh retensi lebih: sodium hyaluronate / hyaluronic acid
Tanpa pengawet: untuk pemakaian sering
Gel/ointment: malam hari
3. Terapi Tambahan untuk Evaporatif
Kompres hangat kelopak mata
Pijatan kelenjar Meibomian
Suplemen omega-3 (evidence mendukung beberapa manfaat)
4. Obat Resep Dokter
Siklosporin A
Lifitegrast
Digunakan untuk inflamasi kronis, diawasi dokter
5. Tindakan Medis
Punctal plug
Terapi cahaya/panas (IPL/Thermal pulsation) untuk MGD
🛡️ Pencegahan & Kebiasaan Baik
✨ Aturan 20-20-20: setiap 20 menit lihat 20 kaki (6 m) selama 20 detik
✨ Berkedip sadar saat memakai gadget
✨ Gunakan humidifier pada ruangan ber-AC
✨ Minum air cukup sepanjang hari
✨ Hindari pemakaian softlens lebih dari 8 jam
✨ Perbanyak konsumsi omega-3 (salmon, tuna, chia)
✨ Hindari asap rokok
✨ Letakkan layar monitor sedikit di bawah garis pandang
✨ Gunakan kacamata pelindung saat motoran atau terpapar angin
🚨 Kapan Harus ke Dokter?
Gejala tidak membaik setelah beberapa minggu
Nyeri mata atau sensitif cahaya berat
Penglihatan kabur menetap
Kelainan kelopak atau keluarnya sekret
📚 Daftar Pustaka
American Academy of Ophthalmology. Dry Eye Disease: Overview and Treatment.
National Eye Institute. Dry Eye Fact Sheet.
Mayo Clinic. Dry Eyes – Symptoms, Causes, Diagnosis.
Craig JP, et al. TFOS DEWS II Report, Tear Film & Ocular Surface Society, 2017.
Stapleton F, et al. The Epidemiology of Dry Eye Disease. Ocul Surf. 2017.
Nichols KK, et al. TFOS International Workshop on Meibomian Gland Dysfunction. Ocul Surf. 2011.