CAMPAK (MEASLES) PADA ANAK
dr.Nanda | 3 Desember 2025

1. Definisi
Campak (measles) adalah penyakit infeksi virus akut yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, konjungtivitis, dan ruam makulopapular khas. Penyakit ini masih menjadi penyebab kesakitan dan kematian pada anak terutama yang belum divaksinasi.
2. Penyebab
Campak disebabkan oleh:
➡️ Measles virus (genus Morbillivirus, family Paramyxoviridae)
Virus ini termasuk RNA virus tunggal yang bersifat sangat infeksius.
3. Cara Penularan
Campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan tertinggi di dunia.
Penularan terjadi melalui:
Droplet pernapasan dari batuk dan bersin penderita
Aerosol yang dapat bertahan di udara hingga 2 jam
Kontak dengan sekret hidung dan tenggorokan
Seseorang dapat menular 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah munculnya ruam.
4. Faktor Risiko
Tidak mendapat imunisasi MR/MMR
Anak usia < 5 tahun
Tinggal di lingkungan padat
Malnutrisi (terutama defisiensi vitamin A)
Imunokompromais
5. Patofisiologi
Masa inkubasi (7–14 hari): virus masuk melalui mukosa saluran napas atas atau konjungtiva.
Virus mengalami replikasi di epitel saluran napas dan kelenjar limfoid regional.
Terjadi viremia primer, virus menyebar ke seluruh tubuh, termasuk kulit dan organ lain.
Viremia sekunder menyebabkan munculnya gejala prodromal (demam, batuk, coryza, konjungtivitis).
Timbul ruam makulopapular akibat respons imun sel T terhadap sel endotel yang terinfeksi.
Virus menyebabkan imunosupresi sementara, meningkatkan risiko infeksi sekunder.
Pada sebagian kasus terjadi komplikasi berat seperti pneumonia, diare, atau ensefalitis.
6. Gejala Klinis
Gejala muncul setelah masa inkubasi 10–14 hari.
a. Fase Prodromal (2–4 hari):
Demam tinggi hingga 38–40°C
Batuk
Coryza (pilek)
Konjungtivitis (mata merah & sensitif cahaya)
Bercak Koplik (bintik putih di mukosa bukal)
b. Fase Ruam:
Ruam khas muncul dari wajah → turun ke tubuh → ekstremitas, berlangsung 5–6 hari:
Makulopapular, merah, menyatu
Disertai demam yang makin tinggi
Menghilang sesuai urutan munculnya
c. Setelah ruam membaik:
Mengelupas ringan
Anak tampak sangat lemah beberapa hari
7. Komplikasi Campak
Komplikasi lebih sering pada anak <5 tahun, imunokompromais, dan malnutrisi.
Komplikasi umum:
Otitis media
Diare berat
Pneumonia (komplikasi tersering dan penyebab kematian utama)
Laringotrakeobronkitis (croup)
Dehidrasi
Komplikasi berat:
Ensefalitis akut (1:1000 kasus)
Keratitis & kebutaan
Otak lembam (SSPE): komplikasi fatal yang muncul bertahun-tahun kemudian
Malnutrisi karena imunosupresi dan gangguan nafsu makan
8. Diagnosis
Diagnosis umumnya klinis:
Demam + batuk + coryza + konjungtivitis
Ruam makulopapular khas
Bercak Koplik
Pemeriksaan penunjang:
IgM measles (positif)
RT-PCR untuk deteksi virus
9. Pengobatan
Tidak ada obat antivirus spesifik untuk campak.
Terapi suportif:
Antipiretik (parasetamol)
Cukup cairan
Istirahat
Pengendalian demam
Obat batuk & pilek simptomatis
Vit A (sangat dianjurkan WHO):
< 6 bulan : 50.000 IU
6–11 bulan : 100.000 IU
≥ 12 bulan : 200.000 IU
Diberikan 2 hari berturut-turut untuk menurunkan kematian dan komplikasi.
Antibiotik
Diberikan bila ada:
Pneumonia bakteri sekunder
Otitis media
Infeksi kulit
10. Pencegahan
1. Vaksin MR (program nasional Indonesia)
Melindungi dari Measles + Rubella
Jadwal: 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD
2. Vaksin MMR (vaksin mandiri di fasilitas swasta)
Melindungi dari Measles + Mumps + Rubella
Diberikan usia ≥ 12 bulan, booster 5–7 tahun
3. Pencegahan lain
Menghindari kontak erat dengan penderita
Menjaga kebersihan tangan
Nutrisi baik & cukup tidur
Isolasi penderita sampai 4 hari setelah ruam muncul
📚 Sumber Jurnal & Referensi
World Health Organization (WHO). Measles Fact Sheet. 2023.
Perry RT, Halsey NA. The Clinical Significance of Measles: A Review. J Infect Dis.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Measles (Rubeola) – Clinical Overview. 2024.
Moss WJ. Measles. Lancet. 2017;390(10111):2490–502.
WHO. Vitamin A supplementation in measles. 2022.